Kamis, 30 September 2010
KKN KITA DUKUNG ATAU BERANTAS ?
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
B. Permasalahan
1. apa yang menyebabkan timbulnya KKN?
2. dampak apa saja yang di timbulkan dari KKN terhadap social ekonomi masyarakat Indonesia ?
3. langkah apa yang perlu di ambil untuk menekan KKN di Indonesia?
BABII
PEMBAHASAN
A. Definisi dari KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme)
Jeremy Pope dalam bukunya Confronting Coruption: The Element of National Integrity System, menjelaskan bahwa korupsi merupakan permasalahan global yang harus menjadi keprihatinan semua orang. Praktik korupsi biasanya sejajar dengan konsep pemerintahan totaliter, diktator –yang meletakkan kekuasaan di tangan segelintir orang. Namun, tidak berarti dalam sistem sosial-politik yang demokratis tidak ada korupsi bahkan bisa lebih parah praktek korupsinya, apabila kehidupan sosial-politiknya tolerasi bahkan memberikan ruang terhadap praktek korupsi tumbuh subur. Korupsi juga tindakan pelanggaran hak asasi manusia, lanjut Pope. Dalam kata KKN yang di dalamnya ada unsure korupsi , kolusi dan nepotisme dari ketiga unsure itu korupsi lah yang lebih dikenal oleh masyarakat luas. Ini dikarenakan kolusi dan nepotisme merupakan factor pendukung adanya korupsi. Bila dijabarkan arti perkata KKN ketigannya memang memiliki keterkaitan. Korupsi artinya perbuatan seorang pejabat yang dengan sengaja menyalahgunakan wewenang,jabatan, kesempatan atau sarana untuk memperkaya diri sendiri atau kelompoknya dan merugikan Negara.
Kolusi adalah suatu perserikatan antara 2 orang atau kelompok untuk mendapatkan sesuatu dengan cara yang tidak baik. Nepotisme berarti lebih memilih saudara atau teman akrab berdasarkan hubungannya bukan berdasarkan kemampuannya. Kata ini biasanya digunakan dalam konteks derogatori.Sebagai contoh, kalau seorang manajer mengangkat atau menaikan jabatan seorang saudara, bukannya seseorang yang lebih berkualifikasi namun bukan saudara, manajer tersebut akan bersalah karena nepotisme. Menurut beberapa pendapat dari beberapa narasumber yang telah saya mintai pendapatnnya KKN adlah perbuatan menyalah gunakan kekuasan yang digunakan untuk mendapatkan uang dan untuk kepentingan kelompok maupun individu itu sendiri
B. Penyebab Timbulnya KKN
KKN ini dapat timbul dan disebabkan oleh berbagai macam sebab seperti konsentrasi dan pengambilan keputusan yang cenderung ada di satu kekuasaan atau wewenang. Sebab ini timbul pada kita masih menganut keputusan –keputusan pusat dan belum memasuki era otonom. Dalam sebab ini rakyat tidak diberikan hak dalam pengambilan pendapat. Kurangnya trasparansi di lingkungan pemerintahan Indonesia . Banyak dari Instansi pemerintahan yang tidak trasparan dalam membeberkan langkah dan tindakan yang mereka ambil. Kampannye politik yang mahal, ini memungkinkan pelaku KKN untuk KKN. Pada factor ini pelaku ingin mengembalikan asset kekayaannya yang telah banyak dikeluarkan untuk pembiayaan kampanye politik mereka baik itu unutk mencalontkan diri sebagai pemimpin atau sebagai wakil rakyat. Mereka terkesan ingin balas dendam dengan jabatan yang telah mereka miliki dan jabatan itu mereka gunakan untuk mengembalikan modal yang telah keluar. Banyaknya proyek- proyek yang melibatkan uang rakyat dalam jumlah yang banyak. Biasanya ini adalah proyek – proyek pembangunan sarana dan prasarana public yang membutuhkan banyak dana. Dalam proyek ini biasanya dilakukan pelelangan pembuat atau pemegang proyek dengan cara lelang. Ini bias menimbulkan KKN mulai dari penetapan perusahan mana yang bias memenangkan tender tersebut sampaii uang yang akan dikucurkan untuk pemenuhan tender tersebut.
Lingkungan yang tertutup dan lebih mementingkan jaringan teman lama. Lemahnya disiplin hukum, pengawasan dan sangsi hukum untuk KKN. Dari ketiga unsure KKN , korupsi, kolusi dan nepotisme hanya korupsi lah yang termasuk dalam tindakan pidana. Padahal dua unsure lainnya termasuk dalam unsure yang sangat mendukung terbentuknya korupsi. Kurangnya kebebasan berpendapat dan kebebasan media masa. Fungsi dari media masa atau pers sendiri adalah sebagai fungsi control pemerintahan apabila fungsi kontrolnya dibatasi apalagi di control maka KKN akan terus bekembang bahkan tambah membesar. Keadaan ini pernah terjadi saat kepemimpinan preesiden Soeharto, saat itu banyak media – media masa yang di brendel izinnya seperti kompas. Ssaat itu semua pemberitaan miring mengenai pemerintahan dilarang untuk di muat dalam surat kabar, hanya pemberitaan yang bagus lah yang boleh di muat seperti keberhasilan program KB, swasembada pangan dan harga sembako murah yang merupakan suatu prestasi pada pemerintahan saat itu. Pemberitaan miring seperti kasus korupsi bea sisiwa super semar dan monopoli perdagangan ccengkeh serta tembakau yang di kelola oleh keluarga cendana yang merupakan perwujutan dari KKN tidak boleh di muat.
Gaji pegawai pemerintahan yang tergolong kecil. Ini menjadi pemicu banyak dari pejabat dan pegawai Negara yang terjerat kasus korupsi. Masih kentalnya pengaruh hubungan saudara dalam proses perekrutan. Menurut ahli biologi manusia cenderung lebih memilih seseorang yang masih memiliki hubungan saudara saat proses perekrutan. System yang telah rusak dan telah dianggap seperti suatu kebiasaan. Ini dapat dicontohkan bila kita ingin membuat SIM atau kartu tanda pengenal kita akan lebih memilih membayar lebih lewat paara oknum untuk lebih mempermudah prosesnya. Sifat cuek kebanyakan rakyat Indonesia terhadap kasus – kasus KKN di negeri ini. Karena sikap rakyat yang cenderung demikian maka para pelaku KKN tidak terlalu takut akan sangsi moral yang akan mereka dapat saat melakukan KKN.tingkat pendidikan rakyat Indonesia yang rendah. Ini menyebkan rakyat lcenderung lebih mudah untuk di bohongi. Factor- factor diatas adalah factor utama mengapa di Indonesia KKN tumbuh dengan subur.
C. Dampak Yang Di Timbulkan Dari KKN
Dampak yang akan timbul dari berkembangnya praktik KKN di Indonesia ini sangatlah berbahaya dan merugikan rakyat beserta bangsa dan Negara. Jika dilihat dari dampak secara sosai dan ekonomi maka KKn dapat merusak keutuhan NKRI. Dampak sosialnya adlah akan timbulnya kesenjangan social yang sangat jauh di antara penduduk Indonesia karena adanya perbedaan status social yang sangat jauh. Dari dampak ini bias menimbulkan suatu pergerakan perjuangan dan pemberontakan dari penduduk – penduduk yang sudah sangat jenuh denga keadaan seperti ini. Akan ikut berkembang pula sikap –sikap kepemimpinan yang otoriter dan radikal di Indonesia . Berkembangnya sikap individuals di kalangan penduduk Indonesia . Selain itu juga kan menimbulkan persaingan – persaingan yang tidak sehat dalam segala hal, baik itu pendidikan ,pekerjaan dll. Dapat menimbulkan perpecahan antar penduduk di Indonesia yang lebih mementingkan kepentingan golongan atau pribadi dibandingkan dengan kepentingan umum.
Jika di lihat dari segi ekonomi KKN akan sangat merusak ekonomi bangsa dan Negara Indonesia . Dalam hal ini akan dapat menimbulkan kesenjangan ekonomi di Indonesia. Yang kaya akan semakin kaya dan yang miskin akan semakin miskin ini juga dapat melebar dengan akan maraknya kriminalitas. Dan persaingat ekonomi juga kan tidak sehat , pengusaha – pengusaha besar akan menggilas pengusaha kecil. Dapat terjadinnya krisis ekonomi di Indonesia yang menyebabkan harga kebutuhan pokok melambung serta pengangguran yang banyak. KKN juga akan mengurangi kenyaman public karena dengan KKN para pelaku akan mengurangi jatah - jath yang diperlukan untuk proses pelayanan dan menyebabkan pelayan public menjadi lebih lama dan bahkan tidak aman. Pakar ekonom pernah berpendapat bahwa salah satu keterbelakangan dari pembangunan ekonomi di Indonesia adalah korupsi yang berpentuk penagihan sewa yang menyebabkan perpindahan penanaman modal keluar negeri.
D. Cara Menekan KKN di Indonesia
KKN akan sulit sekali untuk dihapus bahkan ada kemungkinan tidak mungkin melihat pada factor utama yang ada di atas. Dalam hal ini KKN hanya bias kita tekan, dan itu haruslah kita tekan sekecil mungkin. Cara yang telah di tempuh oleh pemerintah Indonesia untuk menekan KKN sudah lebih baik dari waktu ke waktu. Adanay lembaga pengawasan khusus yang dibangun oleh pemerintah seperti KPK merupakan suatu langkah positif yang diambil oleh pemerintah KPK juga di dukung beberapa per undang – undangan seperti
- Undang-Undang No. 3 Tahun 1971 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi
- Undang-Undang No. 28 Tahun 1999 Tentang Penyelenggaraan Negera yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme
- Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi
- Peraturan Pemerintah Tentang Tata Cara Pelaksanaan Peran Serta Masyarakat dan Pemberian Penghargaan Dalam Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi
- Undang-Undang No. 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi
- Undang-Undang No. 30 Tahun 2002 Tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi
- Undang-Undang No. 15 Tahun 2002 Tentang Tindak Pidana Pencucian Uang
- Peraturan Pemerintah Nomor 63 Tahun 2005 tentang Sistem Manajemen Sumber Daya Manusia KPK
Per undang – undangan di atas merupaka dasar pendukung KPK. Selain itu lebih baiknya demokrasi birokrasi yang ada juga dapat mempersempit praktik KKN. Tingkat pendidikan dari rakyat Indonesia yang telah sedikit banyak maju dapat mempersempit ruang gerak para pelaku KKN karena banyak dari penduduk Indonesia yang telah tahu apa itu KKN dan bahaya yang di timbulkannya. Kebebasan berpendapat dan media masa juga harus mendapat jaminan hukum dan ini telah maju dengan sekarang banyaknya kasus – kasus KKN yang bias di ekspos oleh media masa baik itu elektronik maupun cetak. Hal yang harus dilakuakn lainnya adalah membuat peratuan yang tegas tentang tindakan KKN dengan sangsi yang tegas dan jelas serta adlil, karena dengan demikian akan membuat takut para pelaku KKN. Memperketat pengawasan di pemerintahan dan perekrutan – perekrutan. Dan harus ditanamkannya pelajaran tentang KKN sejak dini agar generasi muda mas depan dapat lebih dini mengetahui bahaya dari KKN dan diharapkan akan menjauhi KKN. Perbaikan sisten dan struktur birokrasi pemerintahan.
- Kita Dukung atau Berantas
Ini semua adalah dilemma dari KKN itu sendiri disatu pihak kita berbicara dan meneriakkan berantas KKN akan tetapi di lain pihak kita nyaman dengan adannya KKN dan tidak ssadar bahwa yang kita lakukan kadang juga termasuk dalam KKN. Sangat tidak mudah mengambil keputusan apakah KKN adalah milik para pelakunya ataukah milik kita bersama. Juga tidak gampang mengukur kadarnya sebagai “penyakit sistem” (struktural), sebagai “penyakit manusia”, atau “penyakit budaya” suatu masyarakat yang berada dalam sistem yang sama. Ia sangat cair, seakan-akan merupakan serbuk yang rata menabur, atau bagaikan asap halus yang tak kasat mata, sehingga tidak bisa serta merta bisa disimpulkan bahwa perilaku korupsi adalah semacam anomali atau penyakit khusus yang berlaku pada sejumlah orang, ataukah ia memiliki “infrastruktur” budaya yang memang mendarah daging secara lebih menyeluruh pada kehidupan masyarakat kita. Bila kita lebih jeli mengamati kita akan mendapatkan diri kita sendiri mungkin termasuk para pendukung KKN tersebut.
Kita berteriak dan mengadakan aksi demonstrasi dan daalam aksi tersebut kita melakukan aksi anarki yang merusak sarana dan prasarana umum sebagai bentuk kekecewaan “kata nya”. Tapi apak kita tidak sadar bila tindakan kita itu adalah jalan bagi para koruptor untuk melakukan korupsi. Mereka bias saja mengatakan dan mengajukan proyek unutk pembangunan kembali sarana yang telah rusak dan itu akan memberi jalan pada para koruptor untuk korupsi. Tapi bukan berarti bila kita ingin memberantas korupsi kita harus menghentikan pembangunan.pembangunan harus terus jalan tapi dengan pengawasaan yang ketat. Contoh lainnya adalah Sesekali berkhayal: Presiden kita besok harus Puntadewa alias Yudhistira yang berdarah putih, tak punya ambisi, berani kehilangan apapun demi cinta kepada rakyat dan kebenaran sejati. Tetapi kalau di saat fajar ada serangan Rp 20 ribu, ya tak apa bermurah hati mencoblos calon yang menyebar uang itu. Kita juga sering sekali mendengar jika ingin masuk suatu kantor atau lolos seleksi kita harus lah punya kenalan orang dalam atau kalau tidak kita membayar lebih dari ketentuan dengan harapan bias diterima. Manusia dan masyarakat Indonesia hidup dalam konotasi-konotasi: sesuatu tidak dimaksudkan sebagai sesuatu itu sendiri sebagaimana ia adanya. Setiap kata, setiap perbuatan, setiap langkah dan keputusan, setiap jabatan dan fungsi, selalu tidak berkenyataan sebagaimana substansinya, melainkan ada tendensi, pamrih, maksud tersembunyi, “udang dibalik batu” atau apapun namanya -- di belakangnya. Kalau ia berlaku pada denotasi penderitaan dikonotasikan sebagai “tabungan akhirat”, pada “tempe” dianggap “daging”, pada “kegagalan” disebut “sukses yang tertunda”, “kelemahan” disebut “kesabaran”, “kebodohan” dibilang “kerendahan hati”, “kemiskinan” dikonotasikan sebagai “suratan takdir” – maka masih bisa menguntungkan survivalisme para penderitanya. Mereka bertahan hidup berkat kepandaian menciptakan konotasi-konotasi, Pemerintah selalu beruntung karena tingkat kemiskinan dan penderitaan sedahsyat apapun tak mungkin melahirkan pemberontakan total atau revolusi.
Tetapi kalau yang berlaku adalah denotasi “mencuri uang Negara” dikonotasikan sebagai “jasa bagi keluarga”, “korupsi” menjadi “kelapangan peluang untuk kedermawanan sosial”, denotasi merampok dan melacur itu boleh asalkan konotasinya adalah “jihad Agama”, malak pabrik narkoba itu halal asal konotasinya ada prosentase untuk “pembangunan Masjid”, denotasi “uang narkoba” batal demi konotasi “pembelaan Islam” – maka kebenaran, Agama, dan denotasi apapun tak akan mengalami kehancuran – karena satu-satunya yang bisa hancur hanya kehidupan manusia. Apakah kita semua tidak sadar bahwa tindakan kita mungkin dapat digolongkan sebagai KKN.
BAB III
KESIMPULAN
Kita dapat dengan mudahnya berteriak berantas KKN, tapi di satu sisi kita belum mengetahui apa itu sebenarnya KKN. Bahkan kita sendiri mungkin menjadi salah satu penikmat atau pendukung KKN itu. Tapi yang jelas KKN adalah perbuatan yang merugikan dan melanggar semua hukum yang ada. KKN juga dapat merusak dan membikin Negara kita ini hancur. KKN membuat kerugian dalam bidang ekonomi da social Negara Indonesia dan itu akan berdampak serius bila tidak kita tekan. Kita haruslah dapat menekan KKN itu sekecil mungkin agar tidak berkembang di Indonesia . Haruslah kita katakana dan yakin bahwa KKn bukanlah bagian dari budaya Indonesia .
BAB IX
DAFRAT PUSTAKA
file:///F:/kkn/makalah.htm/Makalah : Korupsi Milik Kita Semua, oleh Emha Ainun Nadjib
www. Kpk.go.id
Sabtu, 18 September 2010
MULIALAH ENGKAU
Pagi yang cerah berubah
mendung
Hujan gerimis pun berubah
jadi lebat
Tapi langkah mu tak
berhenti
Kau susuri setiap jalan
yang ada
Tak kau pikirkan lagi
Tubuhmu yang renta itu
Dan berharap, kan kembali
Dengan beberapa rupiah di tangan
Agar hidup ini terus berjalan
Dan ,
Mereka bisa terus menuntut ilmu
Seraya berharap nasib mereka
Tak seperti diriku
Maka,
Sadarlah
kamu
Wujudkan
impian mulia itu.
Dan,
Buatlah mereka bangga padamu
By. M . h . d . S
Minggu, 05 September 2010
TERKENANG (seperti puisi)
Hidupku begitu indah
Engkau buat hidup ini lebih berwarna
Engkau buat setiap apa yang kulakaukan lebih ber arti
Engkau timbulkan semangat baru
Dalam diriku
Tapi mungkin itu dulu
Sekarang semuanya telah berubah
Engkau telah pilih jalan hidupmu sendiri
Mungkin itu yang terbaik bagi kita
Tapi masih hati ini mengharap bahwa
Engkau kan kembali
Dan biarkanlah waktu
Yang akan menghapus semua kenangan kita
By. M . H . D . S
MERAH-PUTIH (seperti puisi)
Mentari pagi bersinar terik
Seakan mereka kan katakan
Bahwa, inilah pagi terindah
Yang akan banyak membawa berkah
Ya, memang tanah ku
Adalah surga di bumi
Tapi, hidupku
Tak secerah mentari pagi ini
Jauh dari kata makmur
Jauh dari terangnya sinar lampu
Megahnya pembangunan
Dan, canggihnya tehnologi modern
Hidupku berada dipinggiran batas
Tapi, itu tak goyahkan pendirianku
Aku memang sangat kekurangan
Tawaran kemakmuran ku abaikan
Demi, cintaku pada tanah airku
Engkau boleh coba beli tenagaku
Tapi jangan harap bisa hilangkan nasionalisku
Dua warna dalam ragaku
Merah-Putih kebanggaanku
Dan jangan tanya aku
Bila kau ganggu kehormatanya
Siap kukorbankan ragaku untuk nya
Dan Berkibarlah tinggi engkau diangkasa
Merah-Putih ku
BY. M . H . D . S
DPR APA KERJAAMU???
adegan 1 (setting 1)
adegan 2 (setting 2)
adegan 3 (setting 3)
Di sebuah Negara ,bernama Brutal sedang berlangsung pelantikan Ketua dan Anggota DPR mereka ?
Ketua : Saya bersedia dan iklas mejadi ketua dan dengan sepenuh hati akan melakukan kewajiban saya., membela dan menyuarakan aspirasi rakyat.
Selang beberapa hari setelah pelantikan diadakan rapat pertama untuk membahas tentang masalah sengketa tanah antara Pemerintah dan Warga. Yang disisipi masalah lainnya.
Ketua : Saudara-saudara bagaimana jalan keluar yang baik tentang masalah sengketa tanah ini ? apa ada yang punya usulan ?
Anggota 1 : Jalan keluarnya sih banyak ketua, bisa dari mana saja. Tetapi yang mana yang mau beri kita bonus atau persenan yang besar ?
Anggota 2 : Iya, saya setuju itu, kan kalau ada bonusnya kitakan jadi semangat rapat dan menyelesaikannya .
Ketua : Iya, benar juga ? kalau dari pemerintah sih dengar-dengar mau ngasih 10 Miliyar, kalau warga saya tidak tau deh.
Anggota 3 : Ah, kalau warga paling bilang DPR benar dan mau memperhatikan rakyat sekaligus ucapan terima kasih saja, terima kasik sih terima kasih tapi kalau gak ada pelicinya sama juga bohong?.
Anggota 2 : Jadi kalau begitu kita menangin pemerintah aja ? urusan warga sih gampang tinggal pemerintah suruh bayar uang ganti rugi kalau gak mau ya buat penyataan tanah palsu aja.
Ketua : Boleh juga itu, jadinya saya kan bisa ganti HP dan mobil baru dong. Terus masalah uang tunjangan, mobil dan rumah dinas buat kita gimana ?
Anggota 3 : La, itu dia yang harus kita bahas dan kita perjuangkan.
Anggota 1 : Benar, kita kan DPR (Dewan Perwakilan Rakyat), jadi kemakmuran rakyat kita wakilin aja. Kalau Dewanya makmur, Rakyatnya gampanglah. Kan DPR, D nya didepan R nya dibelakang, jadi Dewan dulu yang makmur Rakyatnya belakangan.
Ketua : sampai disini dulu rapatnya, besok kita lanjud lagi, tapi kalau ada dananya.
adegan 2 (setting 2)
Setelah 6 bulan menjabat sebagai Dewan terdengarlah kabar miring .
Penyiar : Selamat siang pemirsa , jumpa lagi dengan saya Rustam Sial lagi dalam Hot News. Kenapa Hot News, karena beritanya juga hot. Sabtu 17 November 2007 inilah berita pertama. Dikabarkan sebuah rumah terbakar habis tadi malam. Penghuni rumah dinyatakan selamat, tapi kebakaran tersebut menelan korban harta dan nyawa, 4 ekor ayam dan 1 bebeknya terbakar. Berita kedua datang dari DPR. Dikabarkan salah satu anggota Dewanya melakukan adekan syur dengan penyanyi dangdut kampung, adekan tersebut terungkap setelah beredanya foto-foto syur mereka. Berikut cuplikanya. Pakar tela-tele matika Roy Narno menyatakan bahwa gambar tersebu adalah asli dan benar. Berikut penyataan Roy Narno seputar gambar tersebut.
Roy Narno : Ya gambar itu memang benar lihat aja muka-mukanya sama dan tidak ada rekayasa setelah saya bandingkan.
Penyiar : Itu tadi pernyataan Roy Narno sekaligus menutup ini berita . sampai jumpa lagi dan selamat siang..
adegan 3 (setting 3)
Setelah 1 tahun berlalu. Saat anggota dewan jalan-jalan kekomplek pertokoan di jalan Bangsat.
Dewan : Hallo pak ( sambicara di telepon)
Pengawal : bos katanya proyek tanah dan tunjangan lancar bos ? terus saya dapat komisi kan bos ?
Dewan : Oh, tentu saja aja dong. Tenang kan 2 Miliyar , komisi gampanglah. Tapi nih bawa koper , berat bawa 2 M.
Pengawal : Tapi janji lho bos, jangan seperti kemarin lagi ?
Dewan : Iya, maklum Dewan hidupkan dari janji-janji. Tapi kalu kali ini saya tidak janji tapi bukti. Tapi itu koper bawa yang benar, hati hati 2miliyar.
Pengawal : Ini isinya 2 M, ya bos. Boleh ngintip gak bos ?
Dewan : hus, jangan nanti kalau ada yang liat. Terus kamu nanti kuat gak liat uang 2M ?
Pengawal : Tenang bos , saya pasti kuat kok ? lagian di sini gak ada orang bos.
Dewan : Ok deh, tapi dikit aja.
Pencuri : Wah, ada orang kaya tuh! Bawanya aja koper besar. Kalau gue palak pasti gue dapat makan 3 hari , enak lagi. Kesana ah. Bos minta duit ! ayo serahin harta atau nyawa !
Dewan : Nih, apa-apaan ? kamu berani ngancep saya, modal apaan lo ? Kayak itu mau nyancem gua. Udah pernah bunuh orang emangnya? Nih gue udah banyak bunuh orang , lo mah, ngerampasnya cemen. Berani lo ama dewan?
Pencuri : Pak kan Belum makan pak. Maklum pak rakyat kecil buat makan aja susah,kasihani pak?
Dewan : Nah, kalau begitu kan enak. Ini gue kasih (sambil mengeluarkan uang).
Pencuri : Lho, kok segini pak ?
Dewan : Kalau buat kamu segini aja, kan katanya buat makan, cukuplah. Ini kalau buat saya segini nih, karena saya besar, kamu kecil segitu aja (sambil menunjuk tas koper bawaannya). Udah sana pergi !!
Pencuri : Sialan tuh dewan, pelit amat duit rakyat lo ambil gue Cuma diberi segini? Gue ambil aja itu koper. Mas, saya disuruh pak dewan untuk bawain koper ini, kan kasihan berat.
Pengawal : Ini mas , tapi hati-hati ini isinya 2 M, tapi sudah saya ambil 1juta buat beli pulsa, pak dewan gak tau bodoh dia mas.
Pencuri : iya mas saya bawa dulu kopernya ya mas, mari. (sambil membawa lari koper pak Dewan)
Dewan : Pengawal bawa sini koper gue !
Pengawal : Kopernya udah dibawa dia (sambil menunjuk pencuri) kan suruh bos dia yang bawa ?
Dewan : Bodoh itu kan preman tadi, sekarang ngambil koper gue, sialan. Udah sana kejar, bego.
Pengawal : Sekarang bos, siap! (sambil mengejar itu maling)
Pencuri : Untung saya bisa lolos, susah amat. Tapi itu dewan lolos dari hukum mudah amat, gak perlu ngeluarin keringat. Emangnya ini koper isinya berapa? Busyet banyak amat, saya 200 ribu aja cukup ini dewan 2M belum cukup. Emangnya mau dimakan semua, perut jin kali ya. Mau malak 50.000 aja sulit, tapi itu dewan korupsi 2M mudah amat. Kalau dipenjara palingan 2 bulan,udah keluar. Kalau saya tertangkap 6 bulan baru keluar itu juga diberi plus tonjokan, kalau tidak warga ya polisi. Lari lagi ah, biar gak ketangkap.
Dewan : Sialan itu maling cepat banget larinya.
Pengawal : Bos, tunggu bos !
KPK : Pak dewan, tunggu pak ! bapak saya cari menghindar terus, capek saya pak.
Dewan : Siapa kamu, dan mau apa cari saya. Saya lagi sibuk besok aja ?
KPK : tidak bisa pak, saya dari KPK saya diperintahkan untuk membawa bapak dan memintai keterangan soal tanah dan biaya pengadaan mobil dan lap top.
Dewan : Oh, dari KPK maaf ya, saya lagi sibuk.
KPK : Sibuk apa pak ?
Pengawal : Itu bos, saya lagi ngejar koper yang didalamnya ada uang hasil utak-utik tanah dan anggaran DPR.
KPK : O, bener pak, berarti bapak harus ikut saya dong !
Dewan : Anu-anu, kan!
Pengawal : Anu-anu apaan bos ?
Dewan : Bodoh, kenapa kamu bilang sama dia? Kacau semua, sial!!
NASKAH DRAMA
Kamis, 02 September 2010
ngomong bebas
sebelumnya saya minta maaf yang sebesar besarnya kepada anda semua. tiba2 saja ini terbesit dalam otak dan pikiran ku!
sekarang apa yang menjadi tujuan hidup kita......? kita ingin sekali di perhatikan orang lain, mendapatkan kasih sayang, dihormati dan bahkan kalau bisa menjadi panutan orang lain, tapi apakah kita sudah pantas untuk menjadi itu semua.....????
pernah aku ingin sekali mendapatkan perhatian lebih dari seseorang tapi setelah aku pikir lagi ternya itu sedikit susuah, bagaimana aku ingin mendapatkan perhatian dan kasih itu bila kau belum maksimal untuk memperjuangkannya. ah apakah ini semua.....? aku yo ora dongk aku ngomong opo iki ish ora sadar.
Indonesia sebenarnya negara yang hebat jajal ae pikir mana ada negara yang sehebat indonesia koes plus aja pernah sombong dengan lirik lagu nya yang bebunyi"bukan lautan hanya kolam susu, kail dan jala bisa menghidupimu.............. orang bilang tanah kita tanah surga, kayu dan batu bisa jadi tanaman....." pa itu gak hebat mana ada negara selain Indonesia tercinta ini demikian. banyak yang menyombongkan negara kita, tapi apa mereka sendiri kadang menjadi benalu di garuda. aku bingung aja(gak ush lebay) seharusnya kita itu harus bangga atau kecewa, harus gembira atau menangis, harus berkuasa atau tertindas.
jangan dahulu kita bicarakan orang Indonesia karena menurutku ada dari sebagian mereka termasuk aku masih tergolong dalam orAng yang hanya bisa berkoar dan maaf ( bajingan). ok karena itu jangan dahulu kita bicarakan mereka yang hanya jadi benalu. tapi ingat sekali lagi ini hanya pikiranku saja. Indonesia memiliki pulau paling banyak, lautan terluas, negara tersubur, keanekaragan hayati terbanyak, bahan tambang apa pun terbesar, dengn iklim dan alam yang terindah. tapi fakta apa yang kita temukan kita memang mempunyai kekeyaan tambang terbanyAk dari segi apaPun akan tetapi kita tidak pernah menikmatinya, kita memiliki lahan pertnian yng luas tapi orang kita mati kelaparan, kita memiliki lautan terbesar tpi garam kita impor....
kita memliki jumlah manusia yang banyak akan tetapi mencari 12 orang untuk bermain dalam sepak bola saja tidak ada,! bagaimana ini......
kita hanya sibuk dengan masalah kecil dan sibuk terhadap orang lain. kita mempermasalahkan 3 anggota dep kita yang di tangkap, tapi kita tidak mempermasalahkan ribuan tki kita yang disiksa dan dianiaya. kita mempermasalahkan pembangunan gedung DPR,yang diperkirakan akan menelan dana 1,1 T, tapi kita tidak mempermasalhkan barang tambang kita yang dikeruk secara besar2 an hampir senilai >100 T, dan terakhir kita mempermasalahkan dan menaggapi pidato presiden kita tapi apakah kalian tidak mau menanggapi pendapatku ini??????
terimakasih, tapi sebelumnya saya minta maaf apabila ada yang tersinggung, ini hanya tiba2 terbesit dalam pikiran seorang bajingan seperti aku, terserah pikiran anda!
jaya INDONESIA
sekarang apa yang menjadi tujuan hidup kita......? kita ingin sekali di perhatikan orang lain, mendapatkan kasih sayang, dihormati dan bahkan kalau bisa menjadi panutan orang lain, tapi apakah kita sudah pantas untuk menjadi itu semua.....????
pernah aku ingin sekali mendapatkan perhatian lebih dari seseorang tapi setelah aku pikir lagi ternya itu sedikit susuah, bagaimana aku ingin mendapatkan perhatian dan kasih itu bila kau belum maksimal untuk memperjuangkannya. ah apakah ini semua.....? aku yo ora dongk aku ngomong opo iki ish ora sadar.
Indonesia sebenarnya negara yang hebat jajal ae pikir mana ada negara yang sehebat indonesia koes plus aja pernah sombong dengan lirik lagu nya yang bebunyi"bukan lautan hanya kolam susu, kail dan jala bisa menghidupimu.............. orang bilang tanah kita tanah surga, kayu dan batu bisa jadi tanaman....." pa itu gak hebat mana ada negara selain Indonesia tercinta ini demikian. banyak yang menyombongkan negara kita, tapi apa mereka sendiri kadang menjadi benalu di garuda. aku bingung aja(gak ush lebay) seharusnya kita itu harus bangga atau kecewa, harus gembira atau menangis, harus berkuasa atau tertindas.
jangan dahulu kita bicarakan orang Indonesia karena menurutku ada dari sebagian mereka termasuk aku masih tergolong dalam orAng yang hanya bisa berkoar dan maaf ( bajingan). ok karena itu jangan dahulu kita bicarakan mereka yang hanya jadi benalu. tapi ingat sekali lagi ini hanya pikiranku saja. Indonesia memiliki pulau paling banyak, lautan terluas, negara tersubur, keanekaragan hayati terbanyak, bahan tambang apa pun terbesar, dengn iklim dan alam yang terindah. tapi fakta apa yang kita temukan kita memang mempunyai kekeyaan tambang terbanyAk dari segi apaPun akan tetapi kita tidak pernah menikmatinya, kita memiliki lahan pertnian yng luas tapi orang kita mati kelaparan, kita memiliki lautan terbesar tpi garam kita impor....
kita memliki jumlah manusia yang banyak akan tetapi mencari 12 orang untuk bermain dalam sepak bola saja tidak ada,! bagaimana ini......
kita hanya sibuk dengan masalah kecil dan sibuk terhadap orang lain. kita mempermasalahkan 3 anggota dep kita yang di tangkap, tapi kita tidak mempermasalahkan ribuan tki kita yang disiksa dan dianiaya. kita mempermasalahkan pembangunan gedung DPR,yang diperkirakan akan menelan dana 1,1 T, tapi kita tidak mempermasalhkan barang tambang kita yang dikeruk secara besar2 an hampir senilai >100 T, dan terakhir kita mempermasalahkan dan menaggapi pidato presiden kita tapi apakah kalian tidak mau menanggapi pendapatku ini??????
terimakasih, tapi sebelumnya saya minta maaf apabila ada yang tersinggung, ini hanya tiba2 terbesit dalam pikiran seorang bajingan seperti aku, terserah pikiran anda!
jaya INDONESIA
Langganan:
Postingan (Atom)